8 Cara Mengurangi Penggunaan Plastik

Sustainable lifestyle

Saat ini Indonesia berada di urutan kedua penyumbang sampah plastik di dunia. Data yang didapatkan dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun di mana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Berdasarkan data World Economic Forum 2016, dari seluruh plastik yang dihasilkan tersebut, hanya sekitar 2 persen yang didaur ulang secara efektif, 14 persen didaur ulang, 14 persen dibakar, 4 persen menumpuk di TPA/TPS, dan 32 persen lainnya mengotori lingkungan.

Kalau ini tidak segera ditanggulangi, World Economic Forum memprediksi di tahun 2050 laut akan dipenuhi lebih banyak sampah plastik dibandingkan ikan!

Fakta yang menakutkan tapi bisa dihindari kalau kita mengurangi penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari. Mari kita mulai dari diri kita untuk mengurangi sampah plastik.

Ada beberapa cara untuk mengurangi penggunaan plastik:

1. Berhenti menggunakan sedotan plastik.
Kalau memang harus menggunakan sedotan, gunakan sedotan stainless yang dapat digunakan kembali.

BACA JUGA: Kurangi Penggunaan Sedotan Plastik!

2. Bawa botol minum.
Ini yang sudah saya lakukan dari beberapa tahun lalu. Bukan hanya mengurangi sampah botol plastik, it saves money too!

3. Gunakan tas belanja yang dapat digunakan kembali.
Lebih dari 1 juta kantong plastik digunakan setiap hari di seluruh dunia. Dan setiap tahun, sekitar 500 miliar kantong plastik di produksi. Tas belanja yang dapat digunakan kembali sangat membantu dalam mengurangi penggunaan kantong plastik sehari-hari.

4. Bawa tumbler atau mug sendiri untuk memesan kopi atau teh. 
 Beberapa kedai kopi bahkan memberikan diskon untuk yang membawa cangkir sendiri.  

5. Hindari permen karet.
Tidak banyak yang tahu kalau permen karet ternyata mengandung plastik. Permen karet tidak akan pernah bisa di daur ulang, jadi lebih baik hindari atau jangan makan permen karet.  

6. Gunakan korek api.
Ganti pemantik plastik dengan korek api atau gunakan pemantik logam isi ulang.  

7. Hindari microbeads dalam produk kecantikan.
Hati-hati dalam memilih produk pencuci muka atau tubuh karena mungkin mengandung produk berbahaya seperti microbeads.

Microbeads berbahaya untuk lingkungan karena setiap manik plastik yang hanyut ke laut mengancam kehidupan satwa liar dan menyumbat aliran air. Gunakan scrub alami seperti gandum, garam laut dan kopi.

BACA JUGA: Trashy Fashion, Limbah Fashion yang Terlupakan

8. Kurangi pemakaian sendok garpu plastik. 
Biasanya pembelian take away disertakan sendok plastik yang akhirnya tidak digunakan saat sampai dirumah. Kembalikan sendok plastik ke penjual kalau tidak diperlukan. Dan siapkan sendok garpu sendiri untuk makan siang di kantor.

Kamu punya ide lain? Share yuk...

BACA JUGA: Kurangi Sampah Makanan  

Image by Mikhail Nilov from Pexels

0 comments