Pentingnya Punya Waktu untuk Diri Sendiri.

Pentingnya Punya Waktu untuk Diri Sendiri.


Menjalani rutinitas dan kesibukan sehari-hari bisa membuat kita merasa bosan dan jenuh. Kejenuhan bisa sangat berbahaya karena dapat menimbulkan rasa frustasi, menghambat kreatifitas, menjadi tidak produktif, mengganggu hubungan dengan orang lain, menjadi emosional bahkan bisa membuat orang menjadi depresi.

Penting bagi kita untuk melepaskan diri dari rutinitas dan meluangkan waktu untuk diri sendiri. Selain punya waktu untuk beristirahat dari keributan dunia luar, waktu untuk diri sendiri membuat kita lebih tenang dan mengenal diri kita lebih dalam sehingga kita dapat kembali fokus pada tujuan hidup.

Cobalah untuk meluangkan waktu setiap harinya untuk diri sendiri. Tidak harus menghabiskan seharian tapi cukup beberapa jam untuk punya waktu yang berkualitas dengan diri sendiri.

Kegiatan unutk menghabiskan waktu sendiri


Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan:

1. Membaca buku.
Pasti ada beberapa buku yang ingin dibaca tapi belum sempat karena sibuk dengan kerjaan kan?
Sekarang waktunya! Luangkan waktu untuk membaca buku dari penulis favorit atau komik kesukaan yang sudah lama tidak disentuh.

2. Movie marathon.
Siapkan snacks dan habiskan waktu nonton film back-to-back.

3. Memanjakan diri dengan perawatan tubuh dan kecantikan.
Kunjungi salon langganan untuk creambath, manicure dan pedicure. Atau ambil perawatan tubuh dan lulur di spa. Pasti langsung fresh setelahnya.

4. Travel ke tempat baru.
Banyak tempat yang ingin dikunjungi tapi selama ini teman travel tidak setuju untuk pergi kesana?
Bepergian sendiri artinya bisa bebas menentukan tujuan berikutnya.

5. Hang out sendiri.
Menikmati waktu sendiri untuk jalan ke mall, toko buku, atau ngopi cantik sambil baca buku di cafe kesayangan.

6. Membuat dreamboard.
Rutinitas dan kesibukan sering membuat kita lupa akan fokus hidup dan mimpi-mimpi kita. Gunakan waktu ini untuk menata ulang dan mengingat apa yang selama ini kita inginkan dan tujuan dari hidup kita.

7. Bermalas-malasan dirumah.
Dolce far Niente artinya kenikmatan saat tidak melakukan apa-apa. Abaikan kerjaan rumah, abaikan email kantor, santai dirumah and just enjoy the day.

8. Menjalankan hobi.
Waktu sendiri paling seru dihabiskan dengan menjalankan hobi, rasanya puas karena dapat menghabiskan waktu melakukan sesuatu yang sangat disukai.

9. Mempelajari sesuatu yang baru. 
Mempelajari hal baru memberikan tantangan baru dalam hidup dan memberi warna pada kehidupan saat terasa membosankan. 

10. Mengunjungi museum atau galeri seni. 
 Seni memberikan ketenangan dan banyak insipirasi. Resapi setiap karyanya!


Images by pexels.com

Share:
Read More

Art Jakarta 2019, A Feast to the Eyes.

art jakarta 2019 a feast to the eyes

Ketika menerima undangan dari Art Jakarta 2019 yang pertama kali saya ingat adalah Nadine. Sepupu yang sudah lama sekali tidak bertemu. Sejak Nadine balik ke Indonesia setelah selesai pendidikan Master in Arts Management and Administration dari SDA Bocconi di Milan, kita belum sempat ketemuan lagi. Beberapa kali bersapa di whatsapp tapi  cuma sebatas tanya kabar saja. Jadi acara ini akan jadi moment yang pas buat catching up and I can't think anyone else would be as excited as me going to an art exhibition. Kita pun janjian untuk bertemu di Jakarta Convention Centre Senayan di hari jumat 30 Agustus tepat di hari pembukaan Art Jakarta 2019.

Sebetulnya membayangkan harus berada di jalanan Jakarta di hari Jumat itu bikin pusing kepala. How to beat Friday's traffic madness? Tapi demi ketemu dan meluangkan waktu untuk ngobrol soal seni dengan Nadine is worth fighting for. Lebay ya? Tapi begitulah kita, waktu masih tinggal di Singapura kita sering menghabiskan akhir pekan bareng untuk datang ke acara pertunjukan musik, tari ataupun pertunjukan seni lainnya. Miss those weekends!


Very cool card design!

Sekilas tentang Art Jakarta.

Merupakan pameran seni kontemporer berskala internasional. Tahun ini memasuki dekade kedua perhelatan karya seni terbaik se-Asia Tenggara diselenggarakan. Pameran ke-11 ini menggandeng 70 galeri seni dari 14 negara, yaitu Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Taiwan, Rusia, Australia, Thailand, Filipina, Vietnam dan Tiongkok. Selain itu lokasi pameran pindah dari tahun lalu di Pacific Place ke Jakarta Convention Centre Senayan menjadikan ruang pameran jauh lebih besar, program-program yang ditawarkan pun lebih beragam. 

Selain pameran seni, enam program yang berbeda ditawarkan penyelenggara Art Jakarta 2019. Program-program tersebut adalah Art Jakarta Galleries, Art Jakarta Spot, Art Jakarta X, Art Jakarta Play, Art Jakarta Scene, serta Art Unlimited yang merupakan kerjasama Art Jakarta dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Tahun ini, 21 dari 70 galeri yang turut berpartisipasi melakukan debutnya dalam Art Jakarta termasuk ekshibitor baru Phillips Auctioneers.

Salah satu highlight dari Art Jakarta 2019 adalah charity bertajuk "Renoscape" yang disiapkan bersama dengan OPPO. Di gelaran tersebut, berbagai karya seni unik yang disiapkan oleh 13 seniman ternama Indonesia dilelang, dan hasilnya didonasikan untuk Mitra Museum Jakarta serta the Happy Hearts Indonesia.

Wenas Heriyanto - The Golden and Fire Rooster

A feast to the eyes and enriching your soul.

Memasuki ruang pameran utama saya dan Nadine sempat bingung kemana kita harus mulai. Mungkin kita terlalu excited tapi juga karena begitu banyak lukisan dan instalation art yang menarik untuk dilihat. Dan itu baru saja beberapa langkah dari pintu masuk.

Di tengah serunya keliling pameran, kita bertemu dengan Augry seorang art buyer teman lamanya Nadine. Augry mengajak kita untuk mengunjungi galeri milik temannya, Gudang Gambar.
Karya-karya yang dipamerkan galeri ini sangat menarik, berwarna dan variatif. Salah satunya adalah karya Rujiman, sang Pelukis Ikan Koi.

Riding the Current of Wealth - Rujiman
"Ikan koi dianggap melambangkan keberuntungan dan kesuksesan dalam budaya Cina. Dan dalam budaya Jepang ikan ini dianggap sebagai simbol keberanian dan pantang menyerah. Komposisi yang cantik dari pergerakan sembilan ikan mengalir mengikuti arus dengan warna yang cerah memberikan energi yang kuat di setiap panel lukisan."

Karya lainnya yang menarik perhatian adalah Paper Boat Series oleh Karmalogy.

Upside Down - Karmalogy
"Siklus kehidupan selalu menjadi inspirasi bagi banyak seniman.  Karmalogi percaya ada nilai dan elemen spiritual yang melekat pada siklus kehidupan. Apa yang membuat realitas kita terdiri dari cinta, kegembiraan, pengertian, kesedihan dan harapan. Karmalogy juga menyebutkan tema 'Karma', yang melekat pada setiap karya seni yang dia lakukan. Menabur dan menuai adalah prinsip sejati yang berlaku untuk setiap individu. Terbalik dibuat untuk menunjukkan hubungan rapuh antara bagian atas dan titik terendah dari setiap jiwa. Bagaimana hidup bisa terbalik dalam sedetik dan mengubah pecundang menjadi pemenang dan sebaliknya. Untuk menekankan ini, ia menggunakan panel ganda untuk menggambarkan aliran waktu yang berkelanjutan. Panel-panelnya fleksibel untuk ditampilkan baik secara horizontal maupun vertikal, yang membuatnya menjadi karya seni yang luar biasa untuk dilihat." Ulasan diambil dari Kaca Jiwa.

Untuk koleksi inspiratif lainnya silahkan cek di Gudang Gambar dan GG-X by Gudang Gambar. You'll be mesmerised!

Masih banyak karya lain yang menarik perhatian saya, bukan karena menyenangkan untuk dilihat tapi juga punya arti yang dalam dan menyampaikan pesan dengan cara yang menarik.


Nano Warsono - Satmata
"Karya seni ini didasarkan dari lukisan Leonardo Da Vinci, Salvador Mundi, tetapi diubah menjadi gaya komik dengan gambar-gambar baru dan gesture graffiti yang berbeda. “Tuhan Tidak Beragama” adalah kutipan dari Mahatma Gandhi, adalah untuk mengkritik situasi di dunia pada umumnya dan khususnya di Indonesia. Banyak konflik muncul karena kepercayaan mereka (agama) meskipun mereka digunakan untuk manuver politik dan perebutan kekuasaan. Kutipan ikonik dari Gandhi dan sosok Yesus Kristus dari Salvatore Mundi adalah representasi sempurna terhadap situasi ini. Satmata adalah nama karakter Jawa lokal favorit Nano yang memiliki sejarah yang sama dengan gambar dan juga memiliki ide yang sama dengan kutipan Gandhi."

I Got You Now - Naufal Abshar

Cleopatra & Mark Antony (Giovanni Batista Tiepolo) - Eddy Susanto
"The Renaissance of Panji - dalam pendistribusian cerita Panji di beberapa wilayah Asia Tenggara, cerita ini diyakini memiliki berbagai versi dan modifikasi. Dalam proyek seni Panji berbasis cerita transnasional ini, Eddy Susanto menyandingkan benang merah dari sudut pandang yang berbeda antara cerita Panji di Jawa dan karya-karya Old Masters  Eropa, yang membawa mitologi cinta. Dia sampai pada pemahaman bahwa kisah Panji berkorelasi dan tidak terpisahkan dan bahkan memainkan peran penting sebagai harta dari zaman besar peradaban dunia."

Marinka World - Suroso Isur
 "Salah satu pelukis figur yang luar biasa, sering menggunakan karya pelukis legendaris Indonesia dan Old Masters sebagai background lukisannya. Para obyek utama lukisannya menarik, misterius dan menjadi perdebatan panjang antara kami bertiga."
Yellowball - Gatot Indrajati
 "I can sit in front of it for hours and come out wtih all kind of stories out of this interesting piece. My personal favourite!"

Rasanya belum puas untuk melihat semua karya di pameran tiba-tiba sudah ada pengumuman bahwa pameran sudah akan ditutup. Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Kita bahkan belum makan malam. Padahal saya paling tidak bisa telat makan. Ternyata arts bisa membuat saya lupa akan sakit maag akut.

Thank you and see you next year Art Jakarta!


Share:
Read More

Get to Know Me Better.


50 random questions about me


Blogwalking bermanfaat sekali deh. Seperti sekarang ini, lagi kehabisan ide untuk nulis artikel baru lalu ketemu beberapa blog yang bikin postingan "get to know me better". Kok seru juga ya.
Ternyata ada banyak pertanyaan yang jarang atau malah tidak pernah ditanyakan ke diri sendiri. Saya ikutan juga deh.
Random questions saya ambil dari beberapa sites hasil googling.

50 Random Questions To Get To Know Me Better.


1. Are you named after anyone? 
Agatha Christie, penulis favorit mama.

2. Do you prefer kissing or cuddling? 
I am a cuddle bear.

3. Where were you born? 
Jakarta.

4. Cake or pie?
Both, please.

5. Mountain hideaway or beach house?
Beach house with huge windows and frangipani trees.

6. Are you a dog person or cat person? 
A dog person.

7. If you could have dinner with anyone from history, who would it be? 
Leonardo da vinci. Mau tanya sebetulnya siapakah si Monalisa itu.

8. If you were home on a rainy Sunday afternoon, what movie would you most want to see on television? 
Bohemian Rhapsody. Stereo at full blast!

9. A whole lot of acquaintances or just a few very close friends?
Beberapa teman dekat saja.

50 random questions about me
Setuju!


10. Who was your first Celebrity crush? 
Superman. Dia selebriti juga kan?

11. If you could lock up one person in a mental institution, who would it be? 
Donald Trump.

12. What scares you about aging?
Jadi pikun.

13. What flavor of tea do you enjoy?
 Earl grey dan chamomile.

14. What is the one item you can’t leave home without?
Kunci rumah pastinya.

15. Are you a morning person or a night owl?
A morning person. 

16. What is the first thing you do when you open your eyes in the morning? 
Matikan alarm dan berharap masih bisa tidur lagi.

17. What is something you’ve never done that you’d like to try?
Sky diving. Pernah coba parasailing dan seru banget.

18. Do you love dancing? 
Yes. Pernah jadi penari Bali dari umur 5 tahun sampai SMA. Terus lanjut ambil kelas Salsa waktu kuliah. 

19. If you have a nickname, what is it? 
Cookie Monster. Karena saya suka banget cookies dan teman-temannya. 

50 random questions about me
Cookies!!!

20. When was the first time you were on a plane? 
Umur 1 tahun.

21. Pick one, chatting or phone call?
Chatting. 

22 . Would you rather have a friend who’s very blunt with their words or a friend who tells a lot of white lies?
Real friends tell the truth even if it hurts. 

23. Do you still have a camera that uses conventional film?
Masih dong. Filmnya pun masih ada di dalam kamera. Hahaha...

24. Which foreign language did you have to learn at school?
Bahasa Jerman selain bahasa Inggris. 

25. Have you ever owned a goldfish?
Yes, his name was Sebastian.

26. Have you ever assembled furniture by yourself? 
Definitely… thanks to IKEA.

27. If you had a warning label, what would yours say? 
Handle with care.

28. Have you ever performed in front of a large audience? 
Pernah. Opera Aida by Giuseppe Verdi, Singapore 1996. Karena opera ini kolosal makanya mereka mencari figuran lokal. Ikutan audisi karena diajak teman dan terpilih jadi figuran royal family Aida.

29. What is your favorite movie?
"Children of heaven". Film tahun 1997 asal Iran yang alur ceritanya sangat sederhana tapi bikin berurai air mata dan banyak pesan positif di dalamnya. 

30. Unlimited sushi for life or unlimited tacos for life?  
Dua-duanya.

31. What sound do you love?
Buat saya suara ombak memberikan efek menenangkan.

32. What is your favorite quote?
"I cried because I had no shoes, then I met a man who had no feet."- Mahatma Gandhi.  

33. Which store would you choose to max out your credit card?
Tiffany's. While having breakfast.

50 random questions about me
Gak keberatan juga belanja sambil ditemenin Audrey Hepburn.

34. What sports do you play or have played?
Pernah di tim basket sekolah waktu SMP.

35. If money were no object what would you get for your next birthday?
A private jet and the license to fly it.

36. What is something that a ton of people are obsessed with but you just don’t get the point of?
K pop.

37. What is one of your favorite smells? 
Baked bread fresh from the oven. 

38. What is the title of the current chapter of your life? 
Rollercoaster ride.

39. Would you rather spend five days exploring Disney or New York City?
New York City.

40. What movie can you watch over and over without ever getting tired of?  
Notting Hill.

41. What’s the spiciest thing you’ve ever eaten?  
Sambal roa. Pedas banget tapi bikin kangen.

42. What is something you refuse to share? 
Sikat gigi.

43. What food do you crave most often?
Ramen.

44. What fashion trend makes you cringe every time you see it?
Sandal bulu-bulu.

Bener kan?

45. What are the qualities you really enjoy in a friend?  
Jujur, setia, pendengar yang baik dan gak judgemental.

46. What is your favorite cereal?
Blueberry Morning with milk.

47. What is your favorite lunch meat?
Sebetulnya gak terlalu sering makan daging, tapi gak pernah bisa nolak soto daging.

48. Which celebrity chef would you most like to fix you a meal?
David Rocco. Suka banget nonton acara TV nya, masakan-masakannya sederhana tapi yummy banget. And he is an eye candy too.

49. If you could be a professional at any sport, what sport would it be?
Surfing.

50. If you could time travel, where would you go? 
Machu Picchu, before it was abandoned.


Ternyata menyenangkan lho jawab pertanyaan-pertanyaan random ini, jadi seperti refleksi diri. Mengingat banyak hal yang sudah terlupakan tentang diri sendiri.
Ada yang mau ikutan?

Share:
Read More

4 Jenis Kopi Yang Paling Terkenal di Dunia.


Jenis kopi arabika robusta liberika excelsa

Sebagai peminum kopi hitam, saya biasanya minum jenis Arabika atau Robusta. Tapi ternyata ada lebih dari 100 jenis biji kopi di seluruh dunia. Dan ada empat jenis utama yang populer dan paling banyak diproduksi. Keempat jenis ini ditanam di daerah yang dikenal sebagai Bean Belt atau Sabuk Biji Kopi.

Sabuk Biji Kopi terletak di wilayah tropis 23,5 derajat sebelah utara dan 23,5 derajat selatan garis Khatulistiwa. Wilayah yang berada di Sabuk Biji Kopi memiliki karakter yang ideal untuk pertumbuhan tanaman kopi yang membutuhkan tanah subur, suhu yang stabil dan banyak curah hujan.


tentang sabuk biji kopi

4 Jenis Kopi Yang Paling Terkenal di Dunia.

1. Arabika.
70% kopi yang dikonsumsi di seluruh dunia berasal dari jenis Arabika. Arabika memiliki rasa lebih ringan dan kandungan kafein yang lebih sedikit. Biji kopi Arabika cenderung memiliki rasa yang lebih manis, lebih lembut, dengan tone gula, buah, dan beri. Tingkat keasaman dalam jenis Arabika lebih tinggi dibanding biji kopi lain, dengan rasa anggur yang menjadi ciri khas kopi dengan tingkat keasaman yang sangat baik.
Biji kopi ini paling baik disajikan panas dan rasanya menjadi lebih baik bila menggunakan teknik pour-over atau drip. Kualitas biji Arabika berkurang ketika disajikan dingin atau dengan krimer.

Biji kopi Arabika dianggap memiliki kualitas yang lebih tinggi dan biasanya lebih mahal dari jenis Robusta.
Walaupun Arabika tumbuh di seluruh area Sabuk Biji Kopi, tapi jenis ini kebanyakan ditanam di wilayah Latin Amerika. Kolombia khususnya hanya memproduksi biji kopi Arabika.

2. Robusta.
Biji kopi Robusta merupakan biji kopi kedua yang paling banyak digunakan. Robusta memiliki rasa yang lebih kuat dan tajam yang kadang memberikan sedikit rasa coklat dan kacang. Biji kopi ini mengandung kafein dua kali lebih banyak dari Arabika dan mengandung lebih sedikit minyak daripada Arabika sehingga cenderung memberi rasa lebih pahit, itulah sebabnya varietas ini digunakan dalam espresso.
Robusta sangat cocok untuk peminum kopi yang suka menambahkan gula dan krimer karena rasa biji kopi Robusta yang berkualitas tidak akan berubah.

Sebagian besar kopi yang dijual di supermarket ataupun kopi bubuk sachet berasal dari biji kopi Robusta.
Jenis ini hanya tumbuh di  belahan dunia bagian Timur, terutama di Indonesia dan Afrika.

3. Liberika.
Liberika pertama  kali ditemukan di Liberia, negara di pesisir Barat Afrika. Liberika memiliki rasa dan aroma yang sangat berbeda dengan kopi pada umumnya, dengan unsur coklat, kacang, kayu dan rasa asap. Cita rasanya yang pekat dan unik tidak sesuai dengan selera banyak orang, penduduk FIlipina menyebutnya "Manly Coffee" bahkan ada yang menyebutnya sebagai "Liquid Tobacco".

Biji kopi Liberika menyumbang hanya 2% dari konsumsi kopi seluruh dunia. Jenis ini pertama kali ditanam di Asia Tenggara pada abad 19 untuk menggantikan tanaman Arabika yang terkena hama. Saat ini jenis kopi Liberika tumbuh di Indonesia, Malaysia dan Filipina.

4. Excelsa.
Sebagian besar Excelsa  tumbuh di Asia Tenggara dan menyumbang 7% dari sirkulasi kopi dunia. Excelsa dianggap sebagai varietas dari kopi Liberika. Namun Excelsa memiliki rasa dan aroma yang berbeda dengan biji kopi Liberika. Excelsa memiliki rasa asam yang tajam dan rasa buah yang mirip dengan rasa yang dihasilkan dengan cara light roast. Jenis ini lebih sering dimanfaatkan untuk bahan campuran kopi Arabika dan Robusta.

Ditemukan di sekitar aliran sunga Chari tidak jauh dari Danau Chad di Afrika Barat. Di Indonesia kopi excelsa dibudidayakan secara terbatas di daerah Tanjung Jabung Barat, Jambi.  Indonesia sangat beruntung karena terletak di wilayah Sabuk Biji Kopi sehingga dapat menghasilkan keempat jenis kopi paling terkenal di dunia ini.   Diambil dari berbagai sumber.Image by pexels.com  
Share:
Read More